Selamat Pagi Dunia

Selamat pagi Dunia
Dan kamu yang masih tertidur pulas. Diatas kasur memeluk guling yang tentu saja bukan aku. Kecupkecup kecil pagi hadir membangunkan mimpimu. Namun kau tetap terlelap menikmatinya.

Selamat pagi Dunia. Dan aku yang telah bersiap menuju pojok kecil favoritku. Melangkah menuju 36 kemudian meneruskan 11, lalu tibalah…

Selamat pagi Dunia. Pertunjukan sang Matahari yang menari temani…

View On WordPress

Jika…

Jika… http://wp.me/s3rhlL-jika

Jika cinta menempuh jalan yang salah. Jangan putus asa karena cinta (seri bilangan Fu)

Jika cinta datang saat yang tak tepat, jangan meninggalkannya bersabarlah dia akan bermakna lebih.

Aku tak mau kehilangan cintamu, walaupun kita menempuh jalan yang salah.

Aku tak ingin putus asa karena cinta kita berbeda dan tak tepat.

Aku akan selalu mencintaimu dengan kekurangan kita. Dan aku akan memiliki…

View On WordPress

Menghilang

Hitam
Kelam
Senyap

Tak ada bintang malam
Tak ada awan

Kosong
Suaraku hilang

Hanya bisik samar,
Nyaris tak terdengar

Seandainya aku bisa mengubah takdir dalam sekejap,
Perjalanan ini mulai menanjak sangat tinggi,
Dan kakiku mulai tak sanggup,
Goyah…

View Post

Suatu hari mimpi…

Negeri di atas Air.
Mimpi dalam pejam mata.
Lekang oleh waktu.
Menempel keras dalam hati.

Negeri di atas Air.
Bawa rindu para pelaut.
Menjajah dan menjelajah.
Belahan bumi juga wanita.
Tertulis dalam ingatan dunia.

Negeri di atas Air.
Teriak sang Camar.

View Post

Negeri di atas Air. Mimpi dalam pejam mata. Lekang oleh waktu. Menempel keras dalam hati. Negeri di… http://wp.me/s3rhlL-1473

Negeri di atas Air.
Mimpi dalam pejam mata.
Lekang oleh waktu.
Menempel keras dalam hati.

Negeri di atas Air.
Bawa rindu para pelaut.
Menjajah dan menjelajah.
Belahan bumi juga wanita.
Tertulis dalam ingatan dunia.

Negeri di atas Air.
Teriak sang Camar.

View Post

Tak kenal maka tak sayang

Mimpi saja tidak cukup
Ngomong terus tidak akan berhasil
Hanya duduk dan main games
Sama juga bohong

Kamu selalu saja berbicara
A hingga Z
Kemudian berteriak-teriak memaki
Semua orang kamu anggap rendah

Mungkin aku tidak terlalu mengenalmu dengan baik.
Sep…

View Post

Thought via Path

Gini kalo hasilnya diambekin, malah gak jadi kemana-mana.
Ditungguin gak juga nongol, dan malah gak ngasih solusi gimana enaknya.

Ya udah dech, biarin aja maunya lagian udah gede banget kalo dikasih tau mulu nanti malah dibilang cerewet.

Ngalah aja sama yang lahir duluan, hehehe…

#berantemawaltahun – Read on Path.

Thought via Path

Kalo dateng2 mimik mukanya bete gitu, pasti jadi kena imbas jadi bete juga.

Padahal sebelumnya gak apa2 habis ketawa2, walaupun belum gajian. Hehehe…

Jadi ndak pengen deket2 kalo lagi bete2 gitu karena menular jadi ikutan tambah mumet dech… – Read on Path.

Thought via Path

Tak terasa waktu berlalu perlahan dengan cepat, ditanggal yang sama dengan 33tahun yang lalu, siapa yang akan menyangka akan diberikan nama “widitta larasati”.

Perjalanan usia membawa banyak pelajaran tentang arti ‘hidup’, terkadang jalan tersebut tidak mudah dan juga tidak juga sulit.
Disela itu juga ada tawa, senyum, airmata, resah bahkan keputus-asaan.

Cerita tertulis dalam lembaran-lembaran kertas tinta warnawarni. Tanpa kalian, tidak akan pernah ada aku. Tanpa aku, mungkin kalian akan menjadi berbeda.

Hidup telah cukup berikan berjuta makna. Langkah kaki takkan pernah berhenti, masih ada mimpi untuk usia dimasa datang.

Terima Kasih telah melahirkan aku 33tahun yang lalu.
Terima Kasih telah memberikan aku nafas panjang hingga hari ini.
Terima Kasih telah mencoba mendampingiku hingga tak mengenal waktu.
Terima Kasih telah memberikan warna dalam langkah kakiku.

Bersujud dengan rasa syukur yang berlimpah takkan pernah cukup untuk menyatakannya.

Terima kasih untuk berbagai doa terucap dari semuasemuanya.

Jakarta, 5 Desember 2013
This date i was born to see the world wide – Read on Path.

Thought via Path

Dan rindu pelukan terdiam
Mungkin saja perlahan air mata menetes

Aku tahu kau berdiri di sana menanti
Berikan kekuatan tak terbatas
Hembuskan semangat bagai badai hujan

Aku tahu kau takkan pergi tinggalkan
Kala letih menghujam
Saat pilihan bimbang tak ditentukan

Lebih dari kata hibur kau ucapkan
Bukan sekedar makna biasa kau lakukan

Dan aku tahu kau selalu ada

Terima kasih untuk segalanya disaat sedih dan bahagia
Melalui suka maupun duka

Dan rindu pelukan terdiam
Tak ada yang tergantikan dalam hidup
Mencintai hidupku hingga tak ada lagi yang dapat kuberikan

Sampai hembusan nafas berhenti
Dan rindu pelukan terdiam

Jakarta, 3 Desember 2013
Poem voor realita hari ini

#thanksGod
#loveU
#PadrenyaAnakNaga – Read on Path.

© 2011–2014 Iridescent in My Journey.
Powered by Tumblr. Steamblr theme based on Steam's newsfeed, assembled by oxguy3.
Search
|